Di dalam hidup ini semua manusia pernah mengalami sebuah
‘penderitaan’ di dalam hidupnya, baik dalam segi lahir maupun batin.
Penderitaan di sini merupakan suatu realita di dalam kehidupan, karena di dalam
hidup ini tidak semuanya bisa mulus seperti yang selalu kita inginkan. Penderitaan
adalah kerikil-kerikil kecil yang memberikan warna didalam hidup ini, yang dapat mengajarkan kita dengan
arti dari ketabahan, kekuatan dan semangat dalam menjalankan kehidupan yang
lebih baik.
Ada sebuah peribahasa
yang mengatakan bahwa ‘Berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian’. Ini memang
sudah menjadi resiko dalam menjalankan sebuah kehidupan, karena tidak selamanya
manusia dalam hidupnya mendapatkan kesenangan terus-menerus.
Manusia dalam menyikapi sebuah penderitaan berbeda-beda
semua itu terserah bagaimana si manusianya menyikapi sebuah penderitaan. Mereka
bebas dalam menentukannya, berusaha menghilangkan penderitaan tersebut atau bersikap
pasrah tanpa adanya perjuangan dalam melawan penderitaannya.
Penderitaan yang terjadi tidak mungkin lepas dari campur
tangan Tuhan YME, mungkin penderitaan yang menyelimut ikehidupan adalah sebuah teguran
untuk manusia karena mereka telah lalai atau
melupakan kewajibannya. Namun ada juga
yang mengatakan bahwa sebuah penderitaan yang akan dialami oleh manusia adalah sebuah
ujian dalam hidupnya yang akan menaikkan level kehidupannya dimata Tuhan YME
karena sebenarnya Tuhan sayang dengan manusia yang diberikan sebuah penderitaan
dalam hidupnya. Dari setiap penderitaan yang ada pasti ada hikmah dibelakangnya
seperti sebuah peribahasa ‘habis gelap terbitlah terang’.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar