Minggu, 10 Mei 2015

Ilmu Budaya Dasar 8



Di dalam hidup ini semua manusia pernah mengalami sebuah ‘penderitaan’ di dalam hidupnya, baik dalam segi lahir maupun batin. Penderitaan di sini merupakan suatu realita di dalam kehidupan, karena di dalam hidup ini tidak semuanya bisa mulus seperti yang selalu kita inginkan. Penderitaan adalah kerikil-kerikil kecil yang memberikan warna didalam  hidup ini, yang dapat mengajarkan kita dengan arti dari ketabahan, kekuatan dan semangat dalam menjalankan kehidupan yang lebih baik.

Ada sebuah  peribahasa yang mengatakan bahwa ‘Berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian’. Ini memang sudah menjadi resiko dalam menjalankan sebuah kehidupan, karena tidak selamanya manusia dalam hidupnya mendapatkan kesenangan terus-menerus.

Manusia dalam menyikapi sebuah penderitaan berbeda-beda semua itu terserah bagaimana si manusianya menyikapi sebuah penderitaan. Mereka bebas dalam menentukannya, berusaha menghilangkan penderitaan tersebut atau bersikap pasrah tanpa adanya perjuangan dalam melawan penderitaannya.

Penderitaan yang terjadi tidak mungkin lepas dari campur tangan Tuhan YME, mungkin penderitaan yang menyelimut ikehidupan adalah sebuah teguran untuk manusia karena  mereka telah lalai atau melupakan kewajibannya. Namun ada  juga yang mengatakan bahwa sebuah penderitaan yang akan dialami oleh manusia adalah sebuah ujian dalam hidupnya yang akan menaikkan level kehidupannya dimata Tuhan YME karena sebenarnya Tuhan sayang dengan manusia yang diberikan sebuah penderitaan dalam hidupnya. Dari setiap penderitaan yang ada pasti ada hikmah dibelakangnya seperti sebuah peribahasa ‘habis gelap terbitlah terang’.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar