Senin, 29 Juni 2015

Pemahaman tentang IBD

Ilmu Budaya Dasar adalah suatu konsep-konsep atau ilmu pengetahuan yang membahas tentang nilai-nilai yang berhubungan antara manusia dengan kebudayaan. Budaya sendiri berawal dari suatu kebiasaan yang dengan seiring bertambahnya waktu berubah menjadi suatu aturan yang sudah melekat pada diri masing-masing individu disuatu kelompok tersebut. Ilmu Budaya Dasar menjadi salah satu mata kuliah yang wajib bagi mahasiswa, yang diharapkan dengan mempelajari IBD dapat melahirkan manusia yang lebih berkarakter, manusiawi dan lebih kritis dalam menanggapi suatu masalah yang ada.
Dalam mata kuliah ini banyak sekali pelajaran yang dapat diambil. Contohnya hubungan manusia dan kebudayaan, pada dasarnya memilki hubungan yang sangat erat dan hampir dari semua tindakan manusia merupakan kebudayaan. Kebudayaan memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dengan kebudayaan yang ada akan menghasilkan sebuah teknologi yang mempunyai kegunaan  dalam kelangsungan hidup manusia. Tanpa kebudayaan mungkin kelangsungan hidup manusia akan berantakan.
Selanjutnya mengenai cinta kasih, didalam mata kuliah IBD cinta kasih juga menjadi salah satu pokok pembahasannya. Cinta adalah suatu perasaan yang positif dan diberikan pada manusia atau benda lainnya. Bisa dialami semua makhluk. Cinta memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan  perkawinan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat yang kokoh antara manusia dengan Tuhannya sehingga manusia menyembah Tuhannya dengan ikhlas, mengikuti perintah-Nya dan berpegang teguh pada syariat-Nya. Dengan pembahasan itu bisa dijadikan pelajaran dalam hidup saya, bisa menempatkan mana cinta yang utama atau mana yang hanya basa-basi. Cinta yang utama sudah jelas bahwa Tuhan lah yang pertama dan utama.
Selanjutnya dalam mempelajari IBD saya mengambil pelajaran dari  makna ‘Tanggung Jawab’. Tanggung jawab adalah bukti kesadaran kita terhadap sebuah kewajiban yang sudah dilakukan dengan aksi atau suatu tindakan. Tanggung jawab kita sangatlah banyak namun semua itu bergantung pada hati nurani dari setiap manusianya itu sendiri, mau dilakukan dengan kesadaran/ikhlas atau sebaliknya. Semua itu pilihan, bagaimana kita memaknainya dan bagaimana kita menikmati dari setiap proses kehidupan ini. Setelah mempelajari tentang tanggung jawab, saya memahami bahwa tanggung jawab itu wajib dilaksanakan dengan ikhlas tanpa ada paksaan apapun.
Dari IBD saya mulai mengerti  bahwa harapan, tanggung jawab dan cinta dari setiap insan manusia itu berbeda-beda. Harapan akan terwujud jika ada kemauan untuk mewujudkan harapan tersebut. Tanggung jawab adalah kesadaran dari diri sendiri untuk menunaikan sebuah kewajibannya, yang semuanya itu bergantung pada hati dan pikiran manusia. Begitu pula dengan cinta, sudah jelas bahwa cinta adalah perasaan yang normal yang dimiliki oleh setiap manusia yang melibatkan hati dan pikiran.

Minggu, 21 Juni 2015

Harapan dan Tanggung Jawab

Harapan

Semua manusia yang bernyawa pasti memilki harapan di dalam hidupnya, begitu juga dengan saya. Jika kita memilki harapan yang sangat banyak saya rasa hal itu manusiawi. Harapan yang di impikan oleh setiap manusia pasti tentu ingin selalu terwujud. Namun apalah arti sebuah harapan jika kita hanya duduk manis tumpang kaki.
Saya menyadari bahwa saya tidak selamanya bisa hidup di dunia ini, semua ini fana. Semua harapan itu hanya tertuju pada-Nya. Menginginkan kehidupan yang lebih baik lagi, lebih taat kepada-Nya, dan mesti lebih baik dari hari kemarin.
Orang tua. Kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan saya. Kebaikan mereka tak akan pernah bisa terbalaskan setidaknya saya hanya berharap kelak tertanam senyuman murni di wajah mereka dan saya adalah salah satu dari sebab kebahagiaan mereka.
Harapan tidak akan pernah ada habisnya, karena padasarnya manusia selalu ingin yang lebih, itulah yang kadang membuat manusia menjadi serakah. Intinya dari semua pengharapan yang saya impikan, saya hanya mengingkan kehidupan yang lebih baik lagi bukan hanya di dunia namun bisa prepare kehidupan di akhirat.


Tanggung Jawab

Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti sebuah perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia karena setiap manusia pasti dibebani oleh tanggung jawab.
Macam-macam tanggung jawab
1.      Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab disini dimaksudkan dan tertuju untuk mengembangkan kepribadian individu dalam bertanggung jawab kepada dirinya sendiri .
Contoh:
a.       Suatu ketika saat masuk kuliah pukul 07.30 dan saat itu saya telat. Sedangkan peraturan yang ada mengatakan bahwa jika telat melewati batas yang telah ditentukan maka mahasiswa dilarang masuk kelas. Maka karna saya yang salah jadi harus siap menerima segala konsekuensi misalnya tidak diizinkan masuk kedalam kelas.
b.      Makan pedas itu bisa membuat perut sakit. Saya sudah mengetahuinya namun tetap memakan makanan yang pedas. Akhirnya sakit perut dan harus di infus karena kekurangan cairan akibat diare. Konsekuensi harus di infus dan harus berhenti memakan makanan yang pedas merupakan tanggung jawab sendiri akibat kecerobohan saya.

2.      Tanggung jawab terhadap keluarga
Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab terhadap anggota keluarganya.
a.       Sebagai anak perempuan satu-satunya di rumah saya harus siap membantu semua kegiatan seorang ibu. Sebagai rasa tanggung jawab kepada keluarga saya harus siap dan merelakan waktu libur demi membantu ibu.
b.      Rina seorang anak kecil yang tinggal berdua bersama ibunya. Suatu ketika ibunya sakit dan tidak bisa berkerja. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maka Rina dengan ikhlas banting tulang sebagai perwujudan tanggung jawab terhadap keluarganya.

3.      Tanggung jawab terhadap masyarakat
Manusia sebagai makhluk social jadi manusia tidak akan pernah bisa terlepas dari orang/masyarakat disekitarnya. Segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada anggota masyarakat yang lain.
Contoh:
a.       Ditempat tinggal saya, setiap malamnya para pria/bapak-bapak diwajibkan untuk mengikuti ronda malam demi keamanan lingkungan. Semua itu dilakukan untuk memenuhi tanggung jawab kepada anggota masyarakat yang lain.
b.      Misal, disalah satu daerah ada warga masyarakat yang sedang kesusahan. Rumahnya kebakaran dan tak tahu harus tinggal dimana. Lalu dengan senang hati para anggota masyarakat bergotong royong membangun sebuah rumah baru untuk korban kebakaran. Sikap warga masyarakat tersebut merupakan perbuatan yang dilakukan sebagai perwujudan tanggung jawabnya kepada masyarakat yang sedang kesusahan.

4.      Tanggung jawab kepada Bangsa/Negara
Manusia tidak bisa berbuat semaunya sendiri karena semua tingkah laku manusia terikat oleh norma-norma dan aturan yang mengikat yang telah ditetapkan oleh Negara. Bila perbuatan manusia itu salah/melenceng maka manusia itu harus bertanggung jawab kepada Negara.
Contoh:
a.       Mencuri adalah tindakan yang jelas-jelas dilarang, didalam sebuah Negara pun tindakan mencuri tidak diperbolehkan. Sebagai contoh, si Udin telah mencuri maka konsekuensinya si Udin harus siap menerima semua hukuman yang ada sebagai pertanggung jawaban atas semua perbuatannya.
b.      Sebagai murid yang baik semua murid harus memiliki rasa patriotisme dan nasionalisme. Oleh sebab itu setiap hari senin di sekolah diwajibkan untuk melakukan upacara bendera dan semua murid wajib mengikutinya untuk menunjukan pertanggung jawaban terhadap bangsa dan Negara.

5.      Tanggung jawab kepada Tuhan
Manusia adalah khalifah dimuka bumi ini dengan tanggung jawab yang ditanggungnya kepada Tuhan atas apa yang telah dilakukannya di dunia ini. Tindakan manusia tidak lepas dari hukum-hukum yang telah ditercantum di dalam kitab suci masing-masing agama.
Contoh:
a.       Sebagai muslimah saya harus melakukan sholat 5 waktu sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah SWT.  Jika saya lalai dalam menjalankan perintahnya saya akan menerima segala konsekuensinya yang akan diberikan kepada saya.
b.      Menutup aurat itu wajib bagi muslimah. Itu adalah ketentuan yang sudah ada didalam agama dan kepercayaan saya. Maka saya akan menutup aurat dan memakai kerudung sebagai wujud tanggung jawab kepada Allah SWT.

Minggu, 14 Juni 2015

Pandangan Hidup


Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan dan petunjuk hidup.

Pandangan Hidup (1)
Sebagai muslim saya berpandangan bahwa menjalankan sholat 5 waktu itu hukumnya wajib. Karena saya tidak hanya hidup di dunia tetapi saya juga akan hidup di akhirat. Oleh sebab itu saya menjalakan sholat 5 waktu sebagai kewajiban dan bekal di akhirat nanti.

Analisis pandangan hidup
Hingga saat ini saya sudah mengenal dan mengerti apa itu pandangan hidup yang saya jalani. Saya sadar dan yakin bahwa sholat 5 waktu merupakan suatu keharusan atau kewajiban bagi setiap muslim dan muslimah. Karena kita tidak hanya hidup di dunia melainkan akan hidup di akhirat juga, maka sudah seharusnya kita menyiapkan bekal untuk diakhirat sedini mungkin yaitu dengan menjalankan setiap kewajiban yang ada.
Menghayati pandangan hidup, yang saya lakukan adalah dengan menggali, mempelajari dan memperluas pengetahuan saya mengenai sholat yang akan saya lakukan. Misalnya dengan bertanya kepada ustadz atau orang-orang yang lebih mengerti.
Mayakini dengan hati yang ikhlas, Allah maha mengetahui dari segala-galanya. Dengan hal ini maka harus meyakini dengan sebenar-benarnya dengan ridha dan ikhlas.
Dalam berpandangan hidup islam yang diantaranya  mengabdi kepada Allah. Mengabdi kepada Allah dilakukan dengan menjalankan segala kewajibannya dan menjauhi segala larangannya. Menjalankan sholat 5 waktu merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan sebagai muslim yang bertanggung jawab.
Sebagai seseorang yang beragama islam saya berpegang teguh dan sebisa mungkin saya akan mengamankan pandangan hidup saya. Misalnya jika ada orang yang menghasut saya untuk meninggalkan sholat sebisa mungkin saya akan menolak ajakan tersebut dan akan tetap berpegang teguh pada keyakinan saya sendiri.

Pandangan Hidup (2)
Sebagai seorang anak saya memiliki pandangan hidup bahwa saya harus berbakti kepada kedua orang tua, karena ridha Allah adalah ridhanya kedua orang tua terutama ibu.

Analisis pandangan hidup
Saya sudah mengenal, mengerti dan mulai menghayati apa itu pandangan hidup yang saya terapkan didalam kehidupan  saya untuk  sekarang dan di masa yang akan datang. Saya meyakini bahwa orang tua adalah kunci utama dalam kehidupan ini, karena tanpa adanya mereka saya bukanlah apa-apa di dunia ini. Merekalah yang merawat dan membesarkan saya hingga saat ini.
Meyakini dengan sepenuh hati, saya benar-benar menyayangi mereka. Merekalah segalanya didalam hidup saya. Kebahagiaan yang pertama dan utama adalah melihat mereka tersenyum bahagia.
Mengabdi kepada kedua orang tua. Misalnya dengan berbakti kepada mereka, menjaga kepercayaan yang telah diberikan, menuruti keinginannya dan sebisa mungkin selalu membuat mereka bahagia tanpa ada raut kesedihan diwajah mereka.
Sebagai seorang anak tentunya saya ingin menjadi seorang anak yang baik dimata mereka dan baik dimata Allah. Saya akan tetap mempertahankan pandangan hidup saya bahwa saya akan tetap berbakti kepada kedua orang tua saya. Saya akan menolak jika ada yang mempengaruhi saya untuk berbuat sesuatu yang menyakiti hati mereka. Insyallah, dengan ajaran yang saya dapatkan saya akan tetap berbakti kepada mereka, karena surga ada ditelapak kaki ibu.