Minggu, 21 Juni 2015

Harapan dan Tanggung Jawab

Harapan

Semua manusia yang bernyawa pasti memilki harapan di dalam hidupnya, begitu juga dengan saya. Jika kita memilki harapan yang sangat banyak saya rasa hal itu manusiawi. Harapan yang di impikan oleh setiap manusia pasti tentu ingin selalu terwujud. Namun apalah arti sebuah harapan jika kita hanya duduk manis tumpang kaki.
Saya menyadari bahwa saya tidak selamanya bisa hidup di dunia ini, semua ini fana. Semua harapan itu hanya tertuju pada-Nya. Menginginkan kehidupan yang lebih baik lagi, lebih taat kepada-Nya, dan mesti lebih baik dari hari kemarin.
Orang tua. Kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan saya. Kebaikan mereka tak akan pernah bisa terbalaskan setidaknya saya hanya berharap kelak tertanam senyuman murni di wajah mereka dan saya adalah salah satu dari sebab kebahagiaan mereka.
Harapan tidak akan pernah ada habisnya, karena padasarnya manusia selalu ingin yang lebih, itulah yang kadang membuat manusia menjadi serakah. Intinya dari semua pengharapan yang saya impikan, saya hanya mengingkan kehidupan yang lebih baik lagi bukan hanya di dunia namun bisa prepare kehidupan di akhirat.


Tanggung Jawab

Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti sebuah perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia karena setiap manusia pasti dibebani oleh tanggung jawab.
Macam-macam tanggung jawab
1.      Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab disini dimaksudkan dan tertuju untuk mengembangkan kepribadian individu dalam bertanggung jawab kepada dirinya sendiri .
Contoh:
a.       Suatu ketika saat masuk kuliah pukul 07.30 dan saat itu saya telat. Sedangkan peraturan yang ada mengatakan bahwa jika telat melewati batas yang telah ditentukan maka mahasiswa dilarang masuk kelas. Maka karna saya yang salah jadi harus siap menerima segala konsekuensi misalnya tidak diizinkan masuk kedalam kelas.
b.      Makan pedas itu bisa membuat perut sakit. Saya sudah mengetahuinya namun tetap memakan makanan yang pedas. Akhirnya sakit perut dan harus di infus karena kekurangan cairan akibat diare. Konsekuensi harus di infus dan harus berhenti memakan makanan yang pedas merupakan tanggung jawab sendiri akibat kecerobohan saya.

2.      Tanggung jawab terhadap keluarga
Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab terhadap anggota keluarganya.
a.       Sebagai anak perempuan satu-satunya di rumah saya harus siap membantu semua kegiatan seorang ibu. Sebagai rasa tanggung jawab kepada keluarga saya harus siap dan merelakan waktu libur demi membantu ibu.
b.      Rina seorang anak kecil yang tinggal berdua bersama ibunya. Suatu ketika ibunya sakit dan tidak bisa berkerja. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maka Rina dengan ikhlas banting tulang sebagai perwujudan tanggung jawab terhadap keluarganya.

3.      Tanggung jawab terhadap masyarakat
Manusia sebagai makhluk social jadi manusia tidak akan pernah bisa terlepas dari orang/masyarakat disekitarnya. Segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada anggota masyarakat yang lain.
Contoh:
a.       Ditempat tinggal saya, setiap malamnya para pria/bapak-bapak diwajibkan untuk mengikuti ronda malam demi keamanan lingkungan. Semua itu dilakukan untuk memenuhi tanggung jawab kepada anggota masyarakat yang lain.
b.      Misal, disalah satu daerah ada warga masyarakat yang sedang kesusahan. Rumahnya kebakaran dan tak tahu harus tinggal dimana. Lalu dengan senang hati para anggota masyarakat bergotong royong membangun sebuah rumah baru untuk korban kebakaran. Sikap warga masyarakat tersebut merupakan perbuatan yang dilakukan sebagai perwujudan tanggung jawabnya kepada masyarakat yang sedang kesusahan.

4.      Tanggung jawab kepada Bangsa/Negara
Manusia tidak bisa berbuat semaunya sendiri karena semua tingkah laku manusia terikat oleh norma-norma dan aturan yang mengikat yang telah ditetapkan oleh Negara. Bila perbuatan manusia itu salah/melenceng maka manusia itu harus bertanggung jawab kepada Negara.
Contoh:
a.       Mencuri adalah tindakan yang jelas-jelas dilarang, didalam sebuah Negara pun tindakan mencuri tidak diperbolehkan. Sebagai contoh, si Udin telah mencuri maka konsekuensinya si Udin harus siap menerima semua hukuman yang ada sebagai pertanggung jawaban atas semua perbuatannya.
b.      Sebagai murid yang baik semua murid harus memiliki rasa patriotisme dan nasionalisme. Oleh sebab itu setiap hari senin di sekolah diwajibkan untuk melakukan upacara bendera dan semua murid wajib mengikutinya untuk menunjukan pertanggung jawaban terhadap bangsa dan Negara.

5.      Tanggung jawab kepada Tuhan
Manusia adalah khalifah dimuka bumi ini dengan tanggung jawab yang ditanggungnya kepada Tuhan atas apa yang telah dilakukannya di dunia ini. Tindakan manusia tidak lepas dari hukum-hukum yang telah ditercantum di dalam kitab suci masing-masing agama.
Contoh:
a.       Sebagai muslimah saya harus melakukan sholat 5 waktu sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah SWT.  Jika saya lalai dalam menjalankan perintahnya saya akan menerima segala konsekuensinya yang akan diberikan kepada saya.
b.      Menutup aurat itu wajib bagi muslimah. Itu adalah ketentuan yang sudah ada didalam agama dan kepercayaan saya. Maka saya akan menutup aurat dan memakai kerudung sebagai wujud tanggung jawab kepada Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar